Insulasi adalah penggunaan material dengan nilai konduktan rendah
untuk mengurangi aliran energi melintas material tersebut. Untuk
mereduksi aliran energi tersebut material harus mempunyai nilai resistan
yang tinggi (nilainya kebalikan dari konduktan). Secara umum udara
merupakan insulator yang bagus untuk menghambat panas, dengan syarat
proses konveksi dapat ditekan. Sebagian besar material mempunyai sifat
insulasi namun terdapat tiga bagian besar tipe insulation, yaitu : –
Resistive insulation, merupakan menghambat aliran panas dengan mengandalkan nilai resistan pada proses konduksi. –
Reflective insulation, adalah mereduksi aliran radiasi
panas.kemampuan material untuk menyerap atau meradiasikan kembali
infra-red sangat tergantung dari bentuk dan warnanya. Penyerap paling
bagus adalah material dengan warna hitam dan sebaliknya warna putih
merupakan paling bagus sifat reflektifnya. –
Capasitive insulation, mempunyai karakteristik yang bermanfaat
banyak jika fluktuasi temperatur diantara dua permukaan sangat besar.
Sehingga insulasi jenis ini tidak bekerja dalam kondisi steady-state.
Metode ini memanfaatkan penundaan aliran panas yang tersimpan dalam
material bangunan tersebut (time-lag). Sehingga dapat memindahkan
kondisi puncak aliran panas pada waktu yang dibutuhkan. Meskipun
insulasi dapat dibuat dengan menggabungkan beberapa jenis materisl
bangunan, namun secara fisik dapat dibagi menjadi 5 jenis, yaitu :
blankets, blown-in, loose-fill, rigid foam board, reflective films (Mars
dalam htttp//Squ1.org/wiki/material). Mempertahankan temperatur
bangunan pada tingkat kenyamanan umumnya menggunakan banyak energi
karena konsumsi energi dipakai untuk pendinginan atau pemanasan ruangan.
Ketika bangunan diinsulasi dengan baik, manfaat yang dapat diambil
diantaranya: Lebih efisien dalam penggunaan energi. Menyediakan
temperatur yang cenderung seragam di dalam ruang. Perbedaan temperatur
secara horisontal maupun vertikal sangat kecil , menciptakan lingkungan
yang nyaman untuk ditinggali meski temperatur udara di luar sedang dalam
keadaan panas ataupun dingin. Tidak seperti alat pemanas atau
pendingin, insulasi cenderung permanen dan hampir tidak membutuhkan
perawatan, penyimpanan ataupun pengaturan. Beberapa jenis insulasi
termal juga menyerap kebisingan dan getaran yang datang dari dalam dan
luar ruangan sehingga menciptakan kenyamanan dalam bertempat tinggal.
Insulasi pipa juga bermanfaat dalam bangunan untuk pipa yang menyalurkan
fluida panas ataupun dingin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar